Top Reality Episode 18

Top Reality is classified PG, for general reading but some scenes may be unsuitable for children

“Sebelumnya di Top Reality, ketujuh kontestan yang tersisa mengungkap impian mereka dengan satu milyar Rupiah yang akan dimenangkan oleh salah satu dari mereka. Lalu mereka harus berburu binatang tanpa melukainya. Johan berhasil menangkap seekor bebek duluan dan memenangkan tantangan. Pada akhirnya, Katie harus rela tereliminasi karena ia menembakkan obat penenang pada Snookie. Tinggal enam kontestan lagi, siapakah yang harus tereliminasi berikutnya? Cari tahu pada episode kali ini, dalam Top Reality!” jelas Ryan.

Twelve contestants
One Winner
One billion Rupiah Cash Prize
 Who will win?

Top Reality

Episode 18
“Sekarang Katie sudah pergi, berarti tinggal dua orang lagi, kenapa gue harus bersama Lil Shawna!” teriak Snookie.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Snookie: “Padahal gue ga mau Katie duluan yang tereliminasi, tapi gue mau Lil Shawna yang tereliminasi!”
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
“Tinggal enam orang lagi, berarti final sebentar lagi.” kata Dominic.
“Ya, sebentar lagi, dan kita butuh empat orang lagi yang akan dieliminasi.” kata Timothy.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Timothy: “Gue berdiskusi dengan Dominic, di sinilah kami akan memikirkan siapa yang akan tereliminasi selanjutnya hingga final.”
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
“Kalo kita masuk ke final, siapa yang akan tereliminasi, yang pertama siapa?” tanya Dominic.
“Gue bakal pilih Carlos, dia pantas untuk tereliminasi duluan, dia benar-benar *disensor*. Dan yang berikutnya Snookie, dia cewek yang menyebalkan, dia hanya mentingin jadi selebriti.” jawab Timothy.
“Yang tereliminasi berikutnya, mungkin gue bakalan vote Johan atau Lil Shawna.” kata Dominic.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Carlos: “Pasti Timothy mau vote aku, kalo dia kalah, aku bakal vote dia!”
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Keenam kontestan yang tersisa berkunpul di dapur.
“Selamat datang kembali di dapur, harap pakai celemek dengan nama kalian yang sudah tersedia di meja.” ucap Ryan.
Keenam kontestan memakai celemek mereka masing-masing.
“Dan tantangan kali ini, kalian akan memasak lagi, tapi ada dua buah tantangan yang akan kalian selesaikan, tantangan pertama adalah kalian harus memasak dengan bahan-bahan yang tersembunyi di dalam kotak di depan kalian, kalian hanya boleh menggunakan bahan yang ada di kotak tersebut, kalian boleh menggunakannya semuanya atau sebagiannya. Dalam hitungan tiga, kalian harus buka kotak tersebut, tiga, dua, satu!” jelas Ryan.
Keenam kontestan membuka kotak di depan mereka masing-masing, di kotak tersebut ada telur, daging sapi tenderloin, wortel, keju cheddar, apel, gula, garam, mentega, tepung terigu, saus barbecue, selada dan buncis.” jelas Ryan.
“Kalo bahannya ini, gue bisa menentukan apa yang ingin gue masak.” kata Lil Shawna.
“Waktu kalian untuk tantangan pertama hanya empat puluh lima menit, dimulai dari sekarang!” seru Ryan.
Semuanya mulai mengambil bahan yang diinginkan yang tersedia dan mulai memasak.
Lalu Ryan mendatangi Lil Shawna yang sedang mengocok adonan tepung terigu dan telur “Apa yang akan kau masak?” tanyanya.
“Gue bakal bikin roti castella, gue kebetulan dapat ide sebelum masak.” jawab Lil Shawna.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Lil Shawna: “Gue pikir Cuma gue yang dapat ide sebelum masak, ternyata Johan juga dapat ide.”
Carlos: “Kali ini aku mau masak sesuatu yang unik, sandwich, tapi rotinya digantiin dengan telur mata sapi.”
Timothy: “Gue ga ada ide mau masak apa.”
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Dominic sedang memotong sebatang coklat. “Ya, gue bakal bikin Chocolate Mousse.” Katanya.
“Sebaiknya aku panggang dagingnya dulu sebelum telurnya.” kata Carlos.
“Ryan, gue bakal bikin Eggs Benedict.” kata Snookie.
“Bukannya itu buat sarapan?” tanya Ryan.
“Ya, tepat.” jawab Snookie “Dan, gue bakal bikin muffin dari adonan tepung terigu, telur, garam dan gula. Tapi telurnya gue sisain satu buat digoreng.”
“Gue bakal bikin chocolate muffin.” kata Timothy sambil mengocok adonan muffinnya.
Ryan mendatangi Johan yang sedang menumis wortel, selada dan buncis.
“Ryan, aku bakal bikin Tenterloin Steak dengan saus Barbecue, oh ya, aku harus berterima kasih, karena Anda telah menyimpan saus Barbecue, itu membuatku mendapat ide.”
“Sama-sama.” ucap Ryan.
“Waktu tinggal lima menit lagi!” seru Ryan.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Snookie: “Gue benar-benar kaget, muffin gue belum matang, gue takut kalo Ryan mengejek gue.”
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
“Baiklah, roti Castella gue udah matang!” kata Lil Shawna sambil mengeluarkan roti Castellanya dari oven.
“Tinggal jadiin telurnya roti, terus taruh dagingnya di sisi ini.” kata Carlos sambil menaruh daging yang sudah dimasaknya di atas telur, lalu menutupinya. “Oh ya, aku lupa memberi dagingnya saus.”
“Oke, ini udah cukup dingin.” kata Dominic sambil mengambil mousse-nya yang sudah jadi dari dalam kulkas.
“Oke, tinggal tuangkan sausnya.” kata Johan.
“Akhirnya, sudah jadi juga.” kata Timothy sambil mengeluarkan muffin buatannya dari dalam oven.
“Sepuluh detik lagi! Sembilan!” seru Ryan.
Semua kontestan menghias hidangan mereka masing-masing.
“LIMA, EMPAT, TIGA, DUA, SATU, BERHENTI!” seru Ryan.
Semuanya mengangkat tangan.
“Ini adalah tantangan pertama pada episode kali ini, saya akan memilih tiga hidangan teratas, ketiga hidangan tersebut akan saya cicipi dan saya akan menentukan pemenangnya, pemenangnya yang akan menentukan bahan utamanya dan mendapat kesempatan untuk mengambil bahan-bahan yang akan jadi bahan masakan selama lima menit di sepen seorang diri, sisanya mendapat waktu setengah dari itu. Hidangan pertama yang akan saya cicipi adalah… hidangannya Dominic, chocolate mousse.” jelas Ryan.
Dominic melangkah dan menemui Ryan sambil memberikan mousse buatannya.
“Kenapa makanan penutup?” tanya Ryan.
“Karena Anda mungkin ingin beristirahat dari rasa asin, jadi gue bikin yang manis.” jawab Dominic.
“Baik, saya akan mencicipinya.” kata Ryan, Ryan mencicipi mousse tersebut “Ini benar-benar lembut dan manis.”
“Terima kasih.” ucap Dominic, ia kembali ke tempatnya.
“Selanjutnya… Castella-nya Lil Shawna.” kata Ryan.
Lil Shawna membawa Castella buatannya kepada Ryan “Ryan, Anda mungkin ingin yang manis-manis, jadi gue memutuskan untuk membuat Castella.” katanya.
“Baik, kita akan tahu bagaimana rasanya.” kata Ryan, ia mencicipi Castella tersebut “Ini benar-benar manis, lembut dan gurih.”
“Terima kasih.” ucap Lil Shawna.
“Dan yang terakhir adalah… sandwich telurnya Carlos.” ucap Ryan.
Carlos membawa sandwich telurnya kepada Ryan “Aku bikin sandwich, tapi bukan pake roti, aku mengganti rotinya dengan telur, karena kalo aku buat roti, itu mungkin memakan waktu yang lama. Isinya daging sapi, selada dan saus barbecue.” katanya.
“Baiklah.” kata Ryan, ia mencicipi sandwich tersebut “Ini sangat enak, saya mungkin tidak mau berhenti memakannya.”
“Terima kasih.” ucap Carlos.
“Dominic, Lil Shawna, Carlos, saya telah mencicipi masakan kalian, tapi hanya ada satu pemenang yang akan menentukan temanya, dan selamat untuk…” jelas Ryan.
Carlos, Dominic dan Lil Shawna sama-sama tegang.
“Carlos, selamat, hidanganmu yang paling enak dalam tantangan pertama, dan kau harus ikut saya ke dalam sepen.” lanjut Ryan.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Timothy: “Gue benar-benar ga percaya, Carlos menang!”
-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Ryan dan Carlos tiba di sepen.
“Carlos, saya ingin kamu memilih satu dari tiga bahan ini, dan bahan pertama adalah… cabai merah.” kata Ryan.
“Wow, semua pasti terlihat pedas.” kata Carlos.
“Bahan kedua adalah… jeruk mandarin, semuanya terlihat manis dan asam, dan bahan terakhir adalah bebek.” lanjut Ryan.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Carlos: “Pada saat aku melihat ketiga bahan itu, aku ada ide, aku pilih…”
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Carlos kembali membawa bahan-bahan yang sudah diambilnya dari sepen.
“Baik, bahan utama yang dipilih Carlos adalah… bebek.” kata Ryan.
Timothy dan Snookie langsung mendapat ide.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Lil Shawna: “Gue ga pernah makan bebek sama sekali, gue bahkan ga tau masakan apa yang ada bebeknya.”
Timothy: “Gue langsung ada ide, gue bakal bikin bebek krispi, gue sebut itu Fried Duck, mirip Fried Chicken.”
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
“Kalian punya dua setengah menit untuk mengambil bahan-bahan di sepen, kalian akan masuk bersama-sama, satu, dua, tiga, ambil bahan kalian!” seru Ryan.
Johan, Timothy, Lil Shawna, Dominic dan Snookie berlari menuju sepen dan mengambil beberapa bahan.
Setelah dua setengah menit berlalu, mereka kembali dengan bahan-bahan yang sudah mereka ambil dari sepen.
“Baiklah, kalian punya waktu satu jam untuk memasak, dan akan ada dua juri tamu yang akan mencicipi makanan kalian, semuanya akan dicicipi, waktu dimulai dari sekarang!” seru Ryan. Waktu satu jam dimulai.
Semuanya memulai memasak dan mencoba untuk memikirkan masakan bebek apa yang akan mereka buat.
“Gue bakal bikin Fried Duck.” kata Timothy sambil menuangkan telur.
“Bebek krispi, apa itu waktunya sebentar?” tanya Ryan.
“Gue bakal bikin saus tomat dan sambal buatan gue sendiri juga.” jawab Timothy.
“Gue bakal bikin tumis bebek dengan sayuran.” kata Lil Shawna.
“Gue bakal bikin sup bebek.” kata Dominic.
“Yang penting gue bisa menang dengan masakan gue.” kata Johan.
“Carlos, kau bikin apa?” tanya Ryan.
“Aku bakal bikin Grilled Duck dengan saus barbecue.” jawab Carlos.
“Coba lihat disekelilingmu!” kata Ryan “Kau yang memilih bebek jadi tidak semuanya bisa mengolah bebek itu, kau jelas ada di depan.”
“Ya, terima kasih.” kata Carlos.
“Gue bakal bikin salad bebek, gue tumis sayurnya, lalu gue tumis bebeknya.” kata Snookie.
“Waktu tinggal satu menit lagi!” seru Ryan.
Semuanya tengah menyajikan masakan mereka masing-masing.
“SEPULUH, SEMBILAN, DELAPAN, TUJUH, ENAM, LIMA, EMPAT, TIGA, DUA, SATU, WAKTU HABIS!” seru Ryan.
Semua kontestan mengangkat tangan mereka dari meja.
Tak lama kemudian, kedua juri tamu tiba.
“Seperti yang saya katakan, akan ada dua juri tamu yang akan ikut mencicipi, yaitu Anthony yang kalian temui sebelumnya dan Graham, seorang koki bintang empat. Bukan hanya kami yang akan mencicipi, tapi kalian juga, dan kalian akan tentukan siapa yang akan pulang dengan hidangan terburuk lewat vote. Baiklah, kita mulai dari Carlos.” jelas Ryan.
Carlos membawa sepiring Grilled Duck dengan saus Barbecue.
“Apa sausnya Barbeque?” tanya Anthony.
“Ya, tentu.” jawab Carlos.
Lalu Ryan, Anthony dan Graham mencicipi bebek tersebut.
“Sausnya benar-benar terasa, sangat terasa.” kata Graham.
“Tapi masalah terbesar saya adalah, bebeknya terlalu matang.” kata Anthony.
“Terima kasih.” ucap Carlos.
“Selanjutnya, Dominic.” kata Ryan.
Dominic membawakan supnya, lalu ketiga juri mencicipi sup tersebut.
“Supnya terasa sangat hambar.” kata Ryan.
‘Ini tidak ada rasanya, kau mungkin lupa menambahkan bumbunya.” kata Graham.
“Terima kasih.” ucap Dominic.
“Selanjutnya, Johan.” kata Ryan.
Johan membawakan bebek panggang buatannya, ketiga juri mencicipi bebek tersebut.
“Bebekmu sama seperti Carlos, kau memasaknya terlalu matang, ditambah bumbunya kurang meresap.” kata Anthony.
“Saya suka bumbunya, tapi sebaiknya kau jangan memasaknya terlalu matang.” kata Graham.
“Terima kasih.” ucap Johan.
“Selanjutnya, Lil Shawna.” kata Ryan.
Lil Shawna membawa tumis bebek buatannya.
“Secara visual ini kurang menarik.” kata Ryan.
“Mari kita cicipi.” kata Graham.
Ketiga juri tersebut mencicipi tumis bebek tersebut.
“Saya rasa ini belum matang, ditambah ini terlalu asin.” kata Anthony.
“Ya, terima kasih.” ucap Lil Shawna.
“Snookie, kau selanjutnya.” kata Ryan.
Snookie membawakan tumis sayur buatannya.
“Ini lebih menarik daripada tumis bebek Lil Shawna.” kata Ryan.
“Ya, sebaiknya kalian cicipi.” kata Snookie.
Ketiga juri tersebut mencicipi tumis bebek tersebut.
“Saya lebih suka tumis bebek ini, bumbunya meresap.” kata Ryan.
“Ini enak, tapi kelemahannya adalah ini seperti makanan di restoran cepat saji.” kata Anthony.
“Terima kasih.” ucap Snookie.
“Yang terakhir, Timothy.” kata Ryan.
Timothy membawakan bebek krispi buatannya, lalu ketiga juri mencicipi bebek tersebut.
“Saya sangat ketagihan!” kata Ryan.
“Ini seperti fast food, tapi ini diatasnya.” kata Graham.
“Saya tidak mau berhenti memakannya.” kata Anthony.
“Terima kasih.” ucap Timothy.
“Baiklah, kami telah mencicipi semua makanan kalian, kami akan keluar untuk menentukan siapa pemenangnya, sambil menunggu, kalian harus mencicipi semua makanan yang telah dibuat, kalian hanya boleh vote seseorang dengan makanan yang paling tidak enak.” kata Ryan, lalu ia, Anthony dan Graham pergi keluar.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Timothy: “Gue ga bisa vote Carlos, gue harus memilih seseorang dengan makanan yang tidak enak.”
Lil Shawna: “Gara-gara gue harus memilih seseorang dengan makanan yang tidak enak, gue ga bisa vote Snookie.”
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
“Baik, kita mulai dari Grilled Duck-nya Carlos, says sangat suka dengan masakannya.” kata Ryan.
“Namun bebeknya terlalu matang.” kata Anthony.
“Bagaimana dengan supnya Dominic?” tanya Ryan.
“Supnya terlalu hambar, saya benar-benar tidak suka.” jawab Anthony.
“Jika ia menyajikannya untuk restoran, saya akan membuang sup itu.” kata Graham.
“Aku sangat suka dengan bebek panggang buatan Johan, bumbunya terasa, namun kurang menyebar.” kata Ryan.
“Kurang meresap.” kata Anthony.
“Ditambah ia memasaknya terlalu matang.” kata Graham.
“Bagaimana dengan Lil Shawna?” tanya Ryan.
“Bebeknya kurang matang, dan juga ini terlalu asin.” jawab Anthony.
“Tumis bebek Snookie, saya suka.” kata Ryan.
“Tapi ini pantasnya untuk restoran cepat saji.” kata Graham.
“Dan akhirnya, Bebek Krispi Timothy.” kata Ryan.
“Ini favorit kita, rasa masakannya di luar batas fast food.” kata Graham.
“Ini menakjubkan.” kata Anthony.
“Kalau begitu kita bisa menentukan pemenangnya dengan mudah, apa kita akan mengambil keputusan?” kata Ryan.
Setelah semua kontestan mencicipi semua makanan, Ryan tiba.
“Semuanya, kami telah memakan masakan kalian, dan kami telah menentukan pemenangnya, jadi selamat untuk…” kata Ryan.
Semua kontestan sangat tegang.
“…Timothy, bebek krispimu telah membuatmu memenangkan tantangan pada episode kali ini, karena kau memenangkan tantangan ini, kau mendapatkan paket liburan ke Hong Kong yang disponsori oleh Yahoo! Indonesia.” lanjut Ryan.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Timothy: “YES, Akhirnya gue menang tantangan individual pertama gue!”
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
“Carlos, Dominic, Johan, Snookie dan Lil Shawna, kalian pasti sudah bisa menentukan masakan siapa yang paling tidak enak, kalian harus vote dan kumpul di kuil Campfire pada jam sembilan malam!” kata Ryan.
Pada jam sembilan malam, Carlos, Dominic, Johan, Lil Shawna dan Snookie berkumpul di Kuil Campfire.
“Ada lima orang yang berkumpul, tapi saya hanya punyya empat sate, yang mendapatkan sate ini menandakan bahwa kalian lolos ke episode berikutnya dan masih memiliki kesempatan untuk memenangkan satu milyar Rupiah, yang pertama yang saya panggil adalah hidangannya yang paling saya sukai, Carlos.” jelas Ryan.
“Wow, terima kasih.” ucap Carlos sambil mengambil sate pertama.
“Selanjutnya, Snookie dan Johan.” lanjut Ryan.
Dominic dan Lil Shawna belum mendapat sate.
“Dominic dan Lil Shawna,  saya hanya mempunyai satu sate lagi, yang tidak mendapat sate ini harus mengemas barangnya, melangkah menuju Dermaga Penyesalan dan pulang. Kalian berdua memiliki hidangan terburuk, siapa diantara kalian yang akan tinggal?” kata Ryan.
Dominic dan Lil Shawna sama-sama tegang.
Lalu Ryan melempar sate tersebut ke api unggun dan sate tersebut terbakar hingga habis “Maaf, kalian berdua memiliki jumlah vote yang sama.” katanya.
Semuanya kaget bahwa terjadi eliminasi ganda lagi, keempat kontestan yang lolos memeluk Dominic dan Lil Shawna.
Dominic dan Lil Shawna mengemas barang mereka, lalu mereka melangkah menuju Dermaga Penyesalan dan pulang.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Selanjutnya di Top Reality, keempat kontestan terakhir, Carlos, Johan, Snookie dan Timothy menghadapi tantangan yang mengerikan dari keenambelas kontestan yang tereliminasi.
“Keenam belas kontestan yang sudah tereliminasi sudah menulis tantangan untuk kalian, tapi kalian akan mendapatkannya lewat Roda Dare!” jelas Ryan.
Timothy bingung dengan tantangan dari James.
Salah satu kuku kaki Timothy di potong dan ditaruh di atas piring, lalu Timothy bingung apa ia harus memakannya atau tidak.
“Ayo, Timothy!” kata Ryan.
Carlos menerima semua tantangan.
“Aku akan melakukannya!” seru Carlos.
Snookie kaget saat mendengar tantangan dari Felicia.
“APA!?” teriak Snookie.
“YES! KAU BERHASIL, FELICIA!” teriak Carlos dan Johan.
Pada akhirnya hanya ada dua orang yang maju ke Grand Finale Top Reality, dan akan ada dua orang yang impian untuk mendapatkan satu milyar Rupiah berakhir dengan pahit.

Comments

Popular Posts