Teen Secret Agent Episode 12


Teen Secret Agent is classified PG, it contains some violence and some coarse language, for general reading, but may be unsuitable for young children.

Time Machine Bagian Awal
Gahwand’s Incorporated, Jakarta, Indonesia, Gahwand membaca berita bahwa fosil seekor dinosaurus telah ditemukan selagi ia merencanakan sesuatu, Viki terus mengeluh apa rencana jahat kali ini. Mendadak saja, Gahwand punya ide yang menurut Viki cukup mustahil.
“Aku tahu apa yang harus kita lakukan! Kita akan kembali ke masa lalu! Kita ambil Tyrannosaurus Rex dan kita bawa dia untuk menghancurkan Jabodetabek!!” seru Gahwand.
“Ayolah, mesin waktu itu tak ada di dunia nyata.” ucap Viki.
“Tentu saja akan ada, aku sudah mencuri prototipe mesin waktu yang gagal! Aku akan memperbaiki mesin waktu itu dan kita akan mengambil dinosaurus itu!!”
“Dia percaya dengan cerita.” komentar Vivian datang.
“Ya, begitulah.” balas Viki.
***
Reddale International School, Jakarta, Indonesia, Phillip tengah mencari kertas lirik lagunya yang ia sedang buat di kelas sepulang sekolah. Oli dan Siva menemuinya dan bertanya apa yang dicari, jadi mereka mulai membantu mencari kertas tersebut. Setelah beberapa menit, mereka tidak menemukan kertas itu sama sekali. Aaron dan Casey menemui mereka dan mengajak untuk pulang. Mereka akhirnya keluar dari sekolah tersebut dan menaiki mobil Chevrolet milik Aaron.
***
Gahwand sedang memperbaiki mesin waktu yang rusak itu, Viki masih berpikir bahwa kembali ke masa lalu merupakan hal yang mustahil. Tapi Gahwand tetap bersikukuh ingin kembali ke masa lalu hanya untuk menjalankan rencana jahatnya untuk mengambil Tyrannosaurus Rex ke masa sekarang.
“Mustahil sekali!” keluh Viki.
“Viki, aku pasti bisa memperbaiki mesin waktu ini!” bantah Gahwand, dan sepertinya ia benar, ia berhasil memperbaiki mesin waktu tersebut pada pukul 21:55 “I did it! I did it! Lo hicimos!”
“Bangga sekali dirimu, sekarang sudah hampir pukul 22:00! Dan kau butuh tidur! Aku juga butuh tidur! Jangan time travel sekarang!”
“Aku juga butuh tidur! Besok pagi-pagi sekali, kita berangkat!”
***
Hari Sabtu pukul 05:30, Phillip bangun tidur sambil bertelanjang dada, ia langsung meninggalkan kamarnya, ia tahu bahwa kedua orangtuanya sedang berada di Seattle, Amerika Serikat. Ia melihat sebuah amplop coklat di depan pintu depan, ia melangkah menuju ruang tamu untuk mengambil amplop tersebut, ia membuka amplop tersebut dan mengambil sebuah surat, dan ia kaget setelah membaca surat tersebut.
***
Kediaman Norcross, Oli masih tidur bertelanjang dada di kamarnya, lalu ia terbangun dan menerima telepon dari Aaron, Oli berkata bahwa ia masih mengantuk dan meminta untuk menelepon nanti siang.
“Maaf, Oli, Jessica meneleponku, kita harus ke Gahwand’s Incorporated, ada laporan bahwa Gahwand sedang melakukan sesuatu yang mencurigakan.” ucap Aaron.
“Oke, kita ketemu di depan gedung itu, setelah aku mandi.”  Oli mengakhiri percakapan, dan ia melangkah menuju kamar mandi. Setelah mandi, ia ganti pakaian, dan segera berlari keluar rumah, tapi ibunya menyuruhnya untuk sarapan terlebih dahulu, Oli mengambil roti bakar dan selai serta memakannya dengan cepat. Ia segera keluar dari rumah, ia menyalakan mesin sepeda motornya, ia langsung berangkat.
***
Kediaman McGarrett, Aaron langsung berlari keluar rumah setelah mandi dan berganti pakaian.
“Aaron, jangan pergi sebelum makan sesuatu!” seru Laura.
“Maaf, bu.” ucap Aaron, ia mengambil waffle dan apel, ia memegang kedua makanan tersebut, ia juga berpamitan dengan ibunya. Ia segera masuk ke dalam mobilnya dan berangkat. Ia juga memakan waffle dan apel tersebut sambil mengendarai mobil.
***
Kembali ke Gahwand’s Incorporated, tampaknya Gahwand dan Viki terlambat bangun tidur, Viki mengeluh bahwa alarm yang dipasang tidak bekerja. Gahwand berkata bahwa mesin waktunya sudah siap digunakan.
“Akhirnya rencana ini akan jalan juga!” ucap Viki.
Tiba-tiba Aaron dan Oli muncul “Maaf, tak secepat itu! Kudengar mesin waktu itu hanya di dalam cerita saja.” kata Aaron.
“Ini akan menjadi kenyataan, Aaron McGarrett!” balas Gahwand “Saat aku tiba di masa lalu, aku akan membawa Tyrannosaurus Rex!”
“Oh ya, kau ingin bunuh diri?” tanya Oli.
Gahwand menjawab “Bukan, bodoh! Aku akan membawa Tyrannosaurus Rex ke sini! Aku akan menghancurkan seluruh Jabodetabek dengan Tyrannosaurus Rex! Nyalakan mesin waktunya, Viki!”
“Takkan kubiarkan!” ucap Aaron, ia langsung menendang Gahwand menjauhi mesin waktu tersebut, Viki mulai menyerang Aaron, Aaron berhasil menangkis pukulan tersebut dan membantingnya.
“Aku hancurkan mesin waktunya!” seru Oli.
“Ya, tolong, Oli!” seru Aaron.
Oli berlari menuju mesin waktu tersebut, ia berusaha mencari tombol self-destruct tersebut, nyatanya ia tidak menemukan tombol tersebut, ia harus menghancurkan mesin waktu itu secara manual. Gahwand menemuinya dan mulai menyerang, Oli mulai berlari dan ia mengambil sebuah pistol untuk menembak mesin waktu tersebut, tapi ditangkis oleh Gahwand menggunakan sebuah perisai.
Sementara itu, Aaron dan Viki masih bertarung dengan sengit, Aaron mulai lengah, sehingga ia terkena tendangan dari Viki, ia terlempar ke jendela gedung tersebut, dan Viki mengira bahwa Aaron sudah terjatuh. Ia memperhatikan Gahwand dan Oli yang masih bertarung, ia segera menyalakan mesin waktu tersebut. Mendadak saja, mesin waktu tersebut menghisap beberapa hal di setiap ruangan, Gahwand dan Oli kaget.
“Dasar bodoh! Seharusnya jangan sedot seperti ini!” teriak Viki.
“Memang ini yang kuinginkan!” teriak Gahwand.
“Harus lari cepat!” seru Oli berusaha berlari dengan cepat, tapi semua barang di setiap ruangan sudah terhisap, akhirnya Oli, Gahwand, dan Viki berteriak selagi terhisap oleh mesin waktu tersebut menuju 85 juta tahun yang lalu, lebih tepatnya zaman Cretaceous, serta mesin waktu tersebut menghilang.
Aaron berhasil kembali ke ruangan tersebut dan melihat semuanya sudah menghilang, termasuk Gahwand, Oli, Viki, beserta mesin waktu tersebut.
No way!” seru Aaron, lalu iPhone-nya berbunyi, ia mengangkat telepon masuk dari Phillip.
“Aaron, ada yang gawat, datanglah ke rumahku!” kata Phillip.
Aaron membalas “Oke, aku datang.” Saat Aaron mengakhiri percakapannya, ia menerima telepon dari Jessica, Jessica bertanya apa yang terjadi, Aaron menjawab bahwa Oli, Gahwand, dan Viki telah pergi ke masa lalu.
“Oke, aku akan datang ke Jakarta, aku langsung pergi.” ucap Jessica “Lalu kita akan pergi ke O.T.S.A.”
“Oke, tapi tunggu, kau akan datang besok, ‘kan?” tanya Aaron.
“Besok kita pergi, aku akan tiba di rumahmu malam ini.”
***
Sekitar 85 juta tahun lalu, zaman Cretaceous, tepatnya zaman dimana adanya banyak sekali dinosaurus, termasuk T-Rex, Velociraptor, Triceratops, dan Pterodactyl. Oli, Gahwand, dan Viki tiba dengan mesin waktu yang muncul.
“Dimana kita? Jangan bilang…” ucap Oli.
Gahwand menjawab “Ya! Ini zaman Cretaceous, atau lebih tepatnya zaman kapur!!”
“Sekarang kita terjebak dengan si sidekick Aaron!” teriak Viki.
“Tenang.” ucap Gahwand “Kita akan tinggalkan dia di sini.”
Oli berteriak “Aku dengar itu!!”
Tiba-tiba muncul suara lolongan dinosaurus, banyak sekali dinosaurus termasuk Triceratops dan Brontosaurus yang berlari, Oli, Gahwand, dan Viki mulai bersembunyi agar mereka tidak terinjak. Tak lama kemudian, Oli mengambil Xperia Play-nya dan ia mengetahui bahwa tidak ada sinyal telekomunikasi.
“Oh snap! Tak ada sinyal!?” teriak Oli.
Viki membalas “Memang telekomunikasi belum ditemukan dasar bodoh!”
“Kalau begitu bawa aku kembali ke zaman sekarang!”
Tiba-tiba, muncul suara pterodactyl yang berterbangan dan muncul suara sesuatu yang pecah, dan ternyata itu Tyrannosaurus Rex! Yang membuat Gahwand sangat senang dan ingin menangkap dinosaurus tersebut.
***
Kembali ke zaman sekarang, Aaron mengetuk pintu rumah Phillip, Phillip membukakan pintu dan ia terlihat panik.
“Phillip, ada apa?” tanya Aaron.
“Aku… aku panik!” teriak Phillip “Aku panik! Aku tiba-tiba dapat amplop seperti ini dan isinya, isinya…, aku bahkan tak mau menceritakan hal itu!!”
“Surat apa?” tanya Aaron, ia mengambil amplop tersebut dan membuka surat tersebut, ternyata Phillip dituntut ke sebuah acara pengadilan yang disiarkan di IBS atas plagiat lagunya, ternyata penuntutnya tak lain adalah Rico! Aaron kaget, ia tahu bahwa Phillip tak pernah menjiplak sebuah lagu, Phillip membuat lagunya sendiri tanpa menjiplak. Aaron berharap bisa membantu dengan kembali ke masa lalu, tapi ia tak tahu bagaimana caranya, ia mencoba untuk menenangkan Phillip, ia tahu bahwa Phillip harus memenangkan sidang tersebut, Aaron berkata bahwa sidangnya akan diadakan besok, ia juga berkata ia pasti akan menolong.
Thank you, Aaron, thank you!” ucap Phillip.
You’re welcome, bro!” balas Aaron.
Phillip menerima telepon dari Siva “Siva, aku dituntut, benar sekali.”
“Mungkin kau butuh pengacara.”
Phillip berkata bahwa ia tidak butuh pengacara, ia bisa mengalahkan Rico tanpa pengacara sama sekali, ia berkata bahwa faktanya kebanyakan penuntut dan terdakwa tidak menggunakan pengacara sama sekali.
“Mungkin aku harus pulang saja.” kata Aaron.
Phillip berkata pada Aaron setelah menutup percakapan, ia meminta untuk mencari bukti bahwa ia tidak bersalah selagi misi.
Aaron sangat ragu apa ia bisa mencari bukti, ia akan berusaha untuk mencari bukti bahwa Phillip tidak bersalah, ia segera pamit.
***
Kembali ke masa lalu, Oli dan Viki mulai takut saat Tyrannosaurus Rex telah muncul, sementara Gahwand malah senang, saking senangnya bagi Gahwand sehingga ia ”merayu” T-Rex itu, tapi ia malah dilempar ke suatu tempat yang jauh.
“AAAAAAAAARRRGH!!!” teriak Oli dan Viki, mereka segera melarikan diri sambil dikejar oleh T-Rex itu.
Oli malah mengeluh mengapa Viki tidak menyerang, Viki berkata bahwa ia tidak bisa menyerang T-Rex karena dinosaurus itu merupakan karnivora terbesar yang pernah ia hadapi. Oli berpikir berarti Viki sudah pernah menyerang banyak hewan karnivora.
Saat Tyrannosaurus Rex itu mengaum dengan keras, mereka berdua berlari dan semakin panik, saat T-Rex itu akan menangkap mereka, seekor Triceratops menabraknya dan rela berkorban.
Oli dan Viki menemukan sebuah gua, mereka memutuskan untuk bersembunyi di sana, saat mereka masuk, ternyata ada Gahwand, dan ia tak terluka sama sekali! Viki malah menyalahkan Gahwand berkat rencananya yang membuat mereka terjebak di masa lalu. Gahwand berkata bahwa rencananya belum gagal, menangkap T-Rex memang tak mudah, setidaknya mungkin mesin waktu masih ada, tapi tidak di gua tersebut, mesin waktunya masih berada di luar. Viki mulai marah karena mungkin mesin waktu itu sudah diinjak oleh T-Rex tersebut. Oli juga tidak sabar ingin cepat-cepat kembali ke zaman sekarang.
Gahwand mengatakan bahwa setelah T-Rex melemparnya, mesin waktunya sudah diinjak hancur, itu membuat Viki dan Oli lebih marah lagi dan berteriak marah pada Gahwand.
Gahwand menjerit “CUKUP! Kalau kalian terus marah, kalian akan tinggal di sini lebih lama! Aku akan menangkap T-Rex, dan untungnya aku telah menyiapkan mesin waktu yang satunya lagi.”
“Tapi mesin waktumu ada di lab zaman ini ‘kan?” tanya Viki.
“Ya, kita harus ke sana jika kita ingin kembali, tapi sepertinya kita akan bermalam.”
Oli mulai mengeluh “Bermalam!? Aku ingin kembali ke masa depan, maksudku zaman sekarang! Bagaimana jika orangtuaku khawatir!!!”
“Sudahlah, sidekick Aaron, santai saja, lagipula banyak bahaya di luar.” balas Viki.
“Lagipula hidup zaman dulu enak lho.” tambah Gahwand.
Viki melontarkan komentarnya kepada Oli tentang kalimat Gahwand bahwa Gahwand sangat bodoh, hidup di zaman dulu itu sama sekali tidak enak. Oli mengeluarkan Xperia Play-nya dan baterainya sudah habis, ia tak bisa tenang sama sekali sekarang.
***
Kembali ke zaman sekarang pada pukul 19:45 di kediaman McGarrett, Jessica tiba di halaman depan dan mengetuk pintu. Setelah Henry membukakan pintu, Jessica memperkenalkan diri, tapi Henry membalas bahwa ia sudah tahu identitas Jessica sebagai pemberi misi dari O.T.S.A. dan mempersilahkan Jessica masuk.
Aaron menemui Jessica dan ia berkata bahwa ini pertama kalinya ia bertemu secara langsung, Jessica hanya tertawa geli dan mengatakan bahwa mereka harus pergi ke O.T.S.A. Headquarters yang terletak di Tangerang, Aaron pernah mengunjungi tempat tersebut untuk mengalahkan Keith Lemon di luar angkasa. Jessica mengatakan bahwa mesin waktu ada di gedung tersebut. Aaron mengatakan bahwa ia harus membantu Phillip untuk memenangkan kasusnya, tapi Jessica berkata bahwa ia harus fokus pada misinya.
“Kurasa kau harus istirahat, tenangkan pikiranmu untuk misi ke masa lalu.” usul Jessica.
Henry pun menemui mereka “Wah, sepertinya cewek ini akan menginap, dan ingat, jangan tidur bersama!”
“Aku tak akan, ayah.” ucap Aaron.
“Kalau mau tenang, ayah mainkan musik ini.” Henry menyalakan musik, lagu yang dimainkan adalah I Am The Best yang dibawakan oleh 2NE1, Jessica mengaku bahwa lagu tersebut merupakan lagu yang paling sering didengarnya dan mulai menari bersama Henry.
“Ayah, aku sudah bosan dengan lagu itu!” ucap Aaron.
***
Di rumah Phillip, Phillip sama sekali tak bisa tenang, ia mencoba untuk menenangkan diri dengan menonton TV, mendengarkan musik, bermain gitar, bahkan mandi busa. Ia mengenakan celana pendek birunya setelah mandi busa, ia berjalan ke tempat tidur sambil setengah telanjang, ia berbaring di tempat tidurnya dan memikirkan jika ia kalah dalam sidang tersebut, maka ia harus membayar ganti rugi kepada Rico.

Bagaimana nasib Phillip di sidang nanti? Akankah Aaron mengeluarkan Oli dari masa lalu?

Comments

Popular Posts