Top Reality Episode 10

Top Reality is classified PG, for general reading but some scenes may be unsuitable for children

“Sebelumnya di Top Reality, kedua tim memulai tantangan mereka di dapur, yaitu memasak. Tim hitam yang dipimpin oleh Taylor berhasil memenangkan tantangan episode minggu lalu dengan masakan Italia buatan mereka. Sebaliknya, tim putih harus rela terkalahkan karena kerja sama mereka yang kacau, Lil Shawna mengunci Snookie, kapten tim putih di kulkas. Ditambah, Audrina membawa jimat kesialannya yang diambilnya pada dua episode sebelumnya yang mengantarnya tereliminasi. Siapakah yang akan tereliminasi berikutnya? Saksikan episode malam ini dari Top Reality!” seru Ryan.


Twelve contestants
One Winner
One billion Rupiah Cash Prize
 Who will win?

Top Reality

Episode 10
Keesokan harinya, saat semua kontestan yang tersisa sedang tertidur lelap, tiba-tiba terdengar suara yang sangat keras.
“BANGUN!! HARAP KUMPUL DI KUIL CAMPFIRE!!” teriak seseorang.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Oli: “Pada jam tiga pagi, kami disuruh kumpul di kuil campfire. Apa itu suara Ryan?”
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
“Man, ini masih jam tiga pagi! Kenapa Ryan menyuruh kita bangun sekarang!” teriak Lil Shawna.
“Dia bener-bener maksa.” kata Johan.
Beralih ke tim Hitam, mereka merasa terganggu setelah mendengar teriakan tadi.
“Berisik banget!” teriak Rachel.
“Kenapa kita harus kumpul pada jam segini, ini masih jam tiga pagi!” kata Dominic.
“Ya udah lah, kita turuti aja perintahnya.” kata Timothy.
Kedua tim berkumpul di Kuil Campfire, dan tidak ada Ryan, hanya ada seorang pria bertubuh kekar.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Carlos: “Saat kita udah nyampe di Kuil Campfire, ternyata ga ada Ryan, yang ada hanya seorang pria bertubuh kekar yang terlihat angkuh.”
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
“Kalian tahu kenapa kalian dibangunkan pada jam segini?” tanya pria tersebut.
Tidak ada yang menjawab.
“Dasar bodoh! Karena kalian akan mendengar tantangan kalian selanjutnya!” teriak pria tersebut.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Lil Shawna: “Pria itu bener-bener ga sopan, dia bilang ‘bodoh’ lagi!”
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
“Baiklah, nama saya Mark, saya seorang militer yang dikirim untuk membawakan tantangan ini! Tantangan pada episode kali ini akan lebih sulit daripada tantangan sebelumnya yang dibawakan oleh pembawa acara reality show ini, Ryan! Kalian akan masuk boot camp. Kontestan yang menyerah dianggap dipastikan gugur dan tidak boleh mengikuti tantangan berikutnya bersama rekan tim yang lainnya, hanya satu kontestan yang akan menang untuk timnya dan mendapatkan hadiah khusus!” jelas pria tersebut.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Taylor: “Boot camp, terlihat semakin sulit tantangannya. Menurutku, semua kontestan terlihat takut pada Mark.”
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kedua tim memulai tantangan mereka yang pertama, kedua tim harus mengangkat sebuah perahu, tetapi mereka hanya boleh mengangkat memakai kepala, dilarang memakai tangan.
“Sarapan tidak akan disediakan sebelum seseorang mundur!” teriak Mark.
“Semuanya, salah satu dari kita ga boleh mundur duluan!” kata Snookie.
“Ya!” teriak semua anggota tim putih.
“Kita ga boleh mundur duluan, karena itu bisa mempercepat kekalahan kita!” teriak Timothy.
“Ya!” seru semua anggota tim putih.
Sembilan jam kemudian, semua kontestan masih mengangkat perahu dengan hanya kepala mereka, apalagi mereka belum sarapan.
“Aduh, gue capek…” kata Felicia pergi meninggalkan tim putih.
“Felicia, jangan!” teriak Carlos.
Namun, terlambat, Felicia membunyikan bel dan membuatanggota tim putih yang lainnya terjatuh.
“Felicia, kau sudah berusaha yang terbaik, saya bangga padamu.” kata Mark, namun ia berteriak “BERARTI KAU TIDAK BOLEH IKUT TANTANGAN BERIKUTNYA! KAU KELUAR!”
“Kita belum sarapan woi!” teriak Rachel.
“Silahkan pergi ke kabin kalian masing-masing untuk makan siang kalian!” teriak Mark.
Setelah itu, Carlos, Lil Shawna, Oli, Johan dan Snookie duduk di meja makan di kabin mereka, dan ternyata sudah ada sepiring makanan sisa yang disajikan.
“Aduh, ini menjijikan!” kata Snookie.
Dan hal yang sama juga terjadi pada tim hitam.
“EWWW! Makanan sisa!” teriak Timothy.
“Kita harus makan semuanya!” kata Rachel.
“KALIAN PUNYA SEPULUH MENIT UNTUK MEMAKAN MAKAN SIANG KALIAN!” teriak Mark.
Lalu kedua tim memakan makanan mereka sangat cepat.
Setelah sepuluh menit, Mark dan sebelas kontestan yang tersisa berjoget diiringi lagu “Keong Racun” yang dimainkan. Mark berjoget sangat berlebihan. Diikuti oleh kesebelas kontestan. Mark terus berjoget, namun Timothy mematikan musik. Semuanya kaget.
“Timothy, loe ngapain?” tanya Rachel.
“Gue ga suka musik ini, gue capek!” teriak Timothy pada Mark.
“KALO GITU PUSH-UP DUA PULUH KALI!” teriak Mark.
Timothy melakukan push-up dua puluh kali.
“Ada lagi yang mau!?” teriak Mark.
Carlos mengangkat tangan “Bolehkah aku ke kamar mandi?” tanyanya.
Carlos diizinkan ke kamar mandi, namun ia juga harus menjalani hukumannya, yaitu membersihkan toilet di kabin timnya.
“Ternyata aku harus menjalani hukuman kayak ginian.” kata Carlos.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Carlos: “Aku emang diizinin ke kamar mandi, tapi aku juga dapat hukuman, siapa yang salah coba? Aku ga salah!”
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Pada jam sepuluh malam, kesebelas kontestan yang tersisa berkumpul di Kuil Campfire.
“Untuk tantangan kalian berikutnya, kalian harus menulis sebuah esai sebanyak tiga ratus kata tentang saya, SIAPAPUN YANG TERTIDUR DIANGGAP GUGUR DAN TIDAK BERHAK MENGIKUTI TANTANGAN BERIKUTNYA!” teriak Mark.
Kesebelas kontestan mulai menulis esai.
Pada jam tiga pagi, waktunya habis, semuanya terlihat lelah dan mengantuk. Mark mengumpulkan esai yang mereka selesai buat. Lalu ia melihat esai Miranda dan Taylor.
“Miranda dan Taylor, esai kalian kurang dari tiga ratus kata! Kalian gugur!” teriak Mark. Lalu ia membaca esai Timothy “Saya akan memperkenalkan Mark, ia sangat, sangat, sangat, sangat, sangat, sangat, sangat, sangat, sangat, sangat, sangat, sangat, sangat, sangat. Ini mah cuma satu kalimat dengan kata ‘sangat’ yang banyak!”
“Halo, itu kan udah tiga ratus kata, loe bisa hitung kalo loe mau.” kata Timothy.
Lalu Mark melihat Oli dan Gustav tertidur. Ia memukul meja Oli. “Kalian berdua malah tidur! Kalian gugur!” teriaknya.
“Ha ha, tuan tentara yang sangat *disensor*.” panggil Timothy.
“APA!? KAU MAU LARI LIMA PULUH PUTARAN!?” teriak Mark.
“Tidak, terima kasih, dia akan tidur.” jawab Rachel membela Timothy. Lalu ia bertanya “Apa yang akan loe lakukan? Membuat loe tereliminasi!?”
“Gue ga suka sama si Mark.” jawab Timothy.
“Gue ga mau tim kita kalah! Jadi loe berhenti ngejek Mark, dan hormati dia!” teriak Rachel.
Setelah dua jam, ketujuh kontestan yang tersisa harus berlari menghadapi rintangan, dan mereka harus terus berlari selama semenit.
Carlos memakai helmnya untuk berjaga-jaga.
“MULAI!” teriak Mark.
Johan dan Lil Shawna mulai memanjat dinding, Carlos berhasil melompat, sementara Lil Shawna belum. Timothy pun menyusul.
Snookie dan Carlos memasuki ban dan lolos.
Dominic dan Lil Shawna merangkak untuk menghindari kapak yang bergerak.
Oli dan Rachel memegang tali dan berayun dan melompat.
Tiga puluh detik kemudian, Rachel berhasil memanjat dan melompati dinding sekali lagi, namun Carlos tidak.
Dominic terjatuh setelah ia melompati ban, begitu juga dengan Oli.
Snookie malah terikat di tali.
Lil Shawna mencoba merangkak, namun ia terhisap oleh lumpur hisap.
“Sebaiknya loe gugur!” teriak Timothy.
“PUSH-UP TIGA PULUH KALI!” teriak Mark.
“Terima kasih, *DISENSOR*!” ucap Timothy.
Lalu Mark benar-benar marah.
“Dia udah marah pada loe!” kata Dominic.
“KALO GITU, Timothy, KE RUANG DETENTION!” teriak Mark.
Carlos, Snookie dan Rachel kaget.
“Baiklah, gue terima.” kata Timothy.
Ternyata, Timothy ditempatkan di ruang detention yang sangat menyeramkan.
“Baiklah, gue akan menjalankan hukuman gue.” kata Timothy.
 “Gue khawatir banget sama Timothy, dia ditempatkan di ruang detention yang kabarnya menyeramkan.” kata Rachel sambil mengambil semangkuk bubur yang sudah terlihat tidak enak lagi.
“Jangan khawatir, dia akan baik-baik saja.” kata Dominic.
“Kalo gitu gue akan lihat dia di ruang detention.” kata Rachel keluar.
“Tinggal dua jam lagi…” kata Timothy di ruang detention.
Lalu Rachel datang menemui Timothy.
“Rachel, loe ngapain di sini?” tanya Timothy.
“Gue khawatir sama loe, aku bawakan ini.” jawab Rachel.
“Jangan bubur yang udah basi dong! Gue mau makanan yang masih enak dan bisa dimakan!” kata Timothy.
“Kalo gitu, kita ambil makanan dari Ryan dan Mark!” kata Rachel berniat melanggar peraturan.
“Mark, saya akui, Anda sangat hebat.” kata Ryan.
“Ya, terima kasih banyak, kau adalah host terhebat di Indonesia.” kata Mark.
Lalu Rachel dan Timothy mencuri semua makanan di kulkas diam-diam.
Setelah itu, Rachel dan Timothy kembali ke kabin tim Hitam.
“Tunggu, gue mau ngaku, gue mencintaimu.” kata Rachel.
“Gue juga.” kata Timothy.
Lalu Rachel dan Timothy berciuman.
“Hai. WOW! Kau mencuri semua makanan ini!?” tanya Taylor.
“Ya!” jawab Rachel.
Lalu semua kontestan datang dan mengambil makanan tersebut.
“Makasih, Rachel, kau selamatkan hidup kami!” kata Taylor.
“Ya, begitulah, aku juga benci sama Mark. Makanya aku mencuri.” kata Rachel.
“Baiklah, sebaiknya kita cepat-cepat menghabiskan semua sebelum Mark atau Ryan tahu!” kata Taylor.
Pada jam delapan pagi, Carlos, Snookie, Johan, Rachel, Timothy dan Dominic siap menghadapi tantangan berikutnya.
“Kalian harus duduk dengan cara terbalik di atas batang pohon, jika kalian jatuh, kalian gugur! Dan ini adalah tantangan TERAKHIR!” jelas Mark.
“Gue ga bisa, gue turun.” kata Snookie, lalu ia turun dari pohon.
“Kurasa aku akan jatuh!” kata Carlos, dan ia terjatuh.
“Ini ga rame!” kata Timothy, lalu ia turun.
“MWA HA HA HA HA HA HA HA!!!” teriak Rachel tertawa.
“KENAPA KETAWA!” teriak Mark.
“Maaf, ada yang lucu.” kata Rachel, lalu ia terjatuh.
“AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAARRRRRRRRRGH!!” teriak Dominic terjatuh.
“Lho! Udah lagi!?” teriak Johan.
“PEMENANGNYA ADALAH JOHAN!! Kau sudah membuat tim putih menang!” teriak Mark.
“YEAAAAAAAAAAAAAAH!!” seru semua anggota tim putih.
“Johan, karena kau menang, kau mendapatkan Nokia Lumia!” seru Mark.
“YES!” seru Johan.
“Bersorak!” teriak Felicia.
“HIP HIP HORE! TIM PUTIH! TIM PUTIH!” seru semua anggota tim putih.
Pada jam sembilan malam, semua anggota tim hitam berkumpil di Kuil Campfire.
 “Tim Hitam, kalian lagi-lagi kalah, dan saya sangat kecewa dengan kalian. Kalian kebanyakan tidak menghormati Mark sebagai pembimbing kalian, termasuk Timothy yang mengejek Mark. Ditambah hanya ada empat sate, berarti kedua orang ini melanggar peraturan dan akan didiskualifikasi.” Setelah mendengar pengumuman tersebut, semuanya kaget “Benar, salah satu dari kalian akan didiskualifikasi, yang akan mendapat sate pertama adalah Taylor,” jelas Ryan.
Taylor mengambil sate pertama.
“Selanjutnya, Miranda, Dominic dan Gustav.” lanjut Ryan.
Timothy dan Rachel tidak mendapatkan sate.
“APA! Loe ingin coba-coba mengeliminasi kami!” teriak Rachel.
“Kami tidak setuju dengan loe!” teriak Timothy.
“Maaf, tapi itu peraturannya, menurut Mark, kalian telah mencuri makanan dari saya dan dia. Kalian pantas untuk TERELIMINASI!” teriak Ryan.
Timothy dan Rachel kaget.
Namun, Ryan mengeluarkan satu sate yang sudah matang “Tapi, Timothy, kau dapat kesempatan untuk tinggal selama satu episode lagi.” kata Ryan.
“APA! LOE MAU ELIMINASI GUE! INI BENER-BENER GA ADIL!” teriak Rachel.
“Ya! Kenapa ga gue aja yang dieliminasi!” teriak Timothy.
“Maaf, itu keputusan dari kami. Rachel, kau didiskualifikasi dari kompetisi ini.” kata Ryan.
Lalu dua orang satpam menyeret Rachel ke dermaga penyesalan.
“INI BENER-BENER GA ADIL! MARK BENER-BENER GA HORMATIN KITA! LEPASIN GUE!” teriak Rachel. Lalu ia dilempar ke kapal. “SIALAN LU! GUE BAKAL NUNTUT ACARA INI!”
“Rachel, tunggu! Aku akan memberikanmu ini!” kata Timothy sambil melepar sesuatu.
Rachel menerimanya dan ia mendapatkan tengkorak dari kayu. “Ini benar-benar menakutkan, tapi… gue suka! Makasih, Timothy!” katanya.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Selanjutnya di Top Reality, setelah Rachel didiskualifikasi, Timothy mulai emosi.
“SIal! Sial! Sial!” teriak Timothy sambil memukul dinding kabin timnya.
Lalu Timothy memukul cermin.
“Timothy, apa yang kau lakukan!?” teriak Taylor kaget.
Carlos pun datang dan kaget “Oh, *disensor* Apa yang terjadi?” tanyanya.
Carlos mencurigai Snookie sebagai penyebab didiskualifikasinya Rachel.
“Aku ga tau siapa yang melakukannya, tapi aku curiga sama Snookie, dia kasar, dia jahat dan ada kemungkinan dia yang melaporkan Rachel.” jawab Carlos.
Tantangan berikutnya merupakan sesuatu yang Extreme.
“AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAARRRRRRRRGH!!!!” teriak Johan mulai terjun payung, namun ia tidak tahu bagaimana membuka parasut. Lalu ia bukannya mendarat di atas sofa, ia malah mendarat di laut.
“OH!” teriak semua anggota tim putih yang lain.
Kehebohan pun terjadi saat baju Snookie robek dan menunjukkan payudaranya.
“AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAARRRRRRRRRRRRRRRGH!!!” teriak Snookie sambil menutupi  kedua payudaranya.
Lalu Gustav terjatuh setelah ia melihat payudaranya Snookie.
Pada akhirnya, salah satu dari mereka akan tereliminasi.

Comments

Popular Posts