Top Reality Episode 12

Top Reality is classified PG, for general reading but some scenes may be unsuitable for children

“Sebelumnya di Top Reality, Timothy emosi setelah Rachel didiskualifikasi. Carlos mencurigai Snookie bahwa ia yang melaporkan kecurangan Rachel. Kedua tim memulai tantangan X-Games, dimulai dari Dominic yang berhasil terjun payung ke atas sofa, sementara Johan mendarat di laut, hingga tantangan waterski yang dimenangkan oleh Felicia, lalu *disensor*nya Snookie terlihat setelah bajunya robek. Pada akhirnya, Gustav harus rela tereliminasi, ia juga mengaku bahwa ialah yang melaporkan kecurangan Rachel. Kita sudah setengah jalan di kompetisi ini, serta sepuluh kontestan yang tereliminasi. Anda pasti ingin melihat mereka lagi, kan? Kali ini saya akan ke Bandung untuk menemui mereka, saksikan episode spesial dari Top Reality!” jelas Ryan. Lalu Ryan berangkat ke Bandung.

Twelve contestants
One Winner
One billion Rupiah Cash Prize
 Who will win?

Top Reality

Episode 12
“Saya telah tiba di Institut Teknologi Bandung, atau disingkat menjadi ITB, ini merupakan tempat di mana para kontestan yang telah tereliminasi berkumpul.” jelas Ryan tiba di ITB.
James, Eva, Kevin, Mike, William, Katie, Audrina dan Gustav tiba di ITB.
“Tunggu, mana Luna dan Rachel?” tanya Eva.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Audrina: “Saat gue lihat semuanya, ternyata Rachel dan Luna tidak bersama kita! Kemanakah mereka?”
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
“Wow! ITB! Kampus gue!” seru Katie.
“Omong-omong mana mereka berdua?” tanya William.
Lalu Ryan datang “Selamat datang di ITB, kalian tahu kenapa kalian di sini? Kalian akan berkompetisi kembali di Top Reality, tapi setelah kalian memenangkan tantangan Wildcard. Oh ya, kalian pasti sudah tahu bahwa Luna dan Rachel tidak bersama kalian. Rachel harus rela didiskualifikasi karena melakukan suatu pelanggaran, sementara Luna harus kembali ke Malaysia karena ada urusan mendadak. Kalian akan bermain ‘The Amazing Race’.” jelas Ryan.
Semuanya bertepuk tangan.
“Kalian akan memulai start sesuai dengan kapan kalian dieliminasi.” lanjut Ryan.
Karena James tereliminasi pertama, maka James memulai start lebih dulu pada jam 12:00.
James membuka petunjuk “Pergi ke Sony Sugema College Diponegoro yang dikenal sebagai SMA Alfa Centauri, lalu seorang guru akan memberikan pertanyaan kota manakah akan kamu tuju.” kata James.
Kontestan harus pergi ke Sony Sugema College Diponegoro, lalu mereka harus menemui salah satu guru yang akan memberi pertanyaan acak yang jawabannya adalah kota yang akan kontestan tuju, lalu kontestan akan mendapatkan petunjuk berikutnya. Jika kontestan menjawab salah, maka ia mendapat penalti dua menit sebelum mencoba menebak lagi.
Lalu James pergi.
Pada jam 12:05, Eva memulai start dan membuka petunjuk.
“Pergilah ke Sony Sugema College Diponegoro.” kata Eva.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Eva: “Sejujurnya gue benci sama tebak-tebakan.”
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kevin memulai start pada jam 12:10 dan membuka petunjuk.
“Pergilah ke SMA Alfa Centauri dan temui salah satu guru untuk menjawab tebak-tebakan. Yeah! Gue suka tebak-tebakan.” kata Kevin.
Lima menit kemudian, Mike membuka petunjuk dan memulai start.
“Pergi ke Sony Sugema College Diponegoro.” kata Mike.
James tiba di Sony Sugema College Diponegoro.
“Oke, saatnya untuk mencari salah satu guru.” kata James. Lalu kebetulan, ia menemukan seorang guru. “Anda seorang guru? Aku siap untuk menjawab!”
William membuka petunjuk pada jam 12:15.
“Pergilah ke Sony Sugema College dan jawab pertanyaan dari salah satu guru.” kata William.
Eva tiba di Sony Sugema College Diponegoro, ia menemukan seorang guru.
“Ibu kota Indonesia?” tanya seorang guru.
“Jakarta!” jawab James.
Lalu guru tersebut memberi petunjuk selanjutnya pada James.
“Terima kasih!” ucap James, ia membuka petunjuk dan membacanya “Selamat, pergilah ke Jakarta dengan bus, lalu pergilah ke Plaza Indonesia dengan taxi bertanda Top Reality dan carilah petunjuk berikutnya.”
Kontestan harus pergi ke Jakarta dengan bus, lalu kontestan harus pergi ke Plaza Indonesia dengan taksi bertanda Top Reality. Sesampai di sana, kontestan akan menemukan petunjuk selanjutnya.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
James: “pertanyaannya gampang banget, gue yakin pasti semuanya bisa menjawab!”
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
“Jakarta?” jawab Eva.
Lalu seorang guru memberi petunjuk berikutnya.
“Terima kasih.” ucap Eva, ia membuka petunjuk berikutnya. “Pergilah ke Jakarta dengan bus, lalu pergi ke Plaza Indonesia.”
Katie membuka petunjuk pada jam 12:20.
“Pergilah ke Sony Sugema College Diponegoro atau yang dikenal sebagai SMA Alfa Centauri, dan jawab pertanyaan…” kata Katie.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Katie: “Saat gue melihat kata Sony Sugema, gue senang banget, gue bakal ke sana lagi! Tapi bukan buat les.”
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Kevin tiba di Sony Sugema College Diponegoro.
“Baik, saatnya mencari guru!” kata Kevin. Lalu ia menemukan seorang guru.
Disusul oleh Mike yang baru tiba.
“Seorang guru, kan? Baiklah, ajukan pertanyaannya.” kata Mike.
“Jakarta!” jawab Kevin.
Guru tersebut memberikan petunjuk selanjutnya kepada Kevin.
“Jakarta!” jawab Mike.
Guru tersebut memberikan petunjuk selanjutnya kepada Mike.
“Pergilah ke Jakarta dengan bus…” kata Kevin.
“Lalu pergilah ke Plaza Indonesia.” kata Mike.
Audrina memulai start pada jam 12:25, ia membuka petunjuk selanjutnya.
“Pergilah ke Sony Sugema College Diponegoro, lalu temui salah satu guru untuk menjawab pertanyaan.” kata Audrina.
“Sony Sugema College, ini dia!” kata William baru tiba di Sony Sugema College Diponegoro. Ia mencari seorang guru.
Disusul oleh Katie yang baru tiba.
“YEAH! SSC, HERE I COME!” seru Katie.
“Jakarta!” jawab William.
“Jakarta!” jawab Katie.
Lalu kedua guru tersebut memberikan petunjuk kepada keduanya.
“Terimakasih!” ucap William.
“Makasih, boleh saya memeluk?” tanya Katie. Lalu ia memeluk guru tersebut.
“Pergilah ke Jakarta dengan bis…” kata William.
“…lalu pergilah ke Plaza Indonesia.” kata Katie.
Lalu William dan Katie pergi.
Audrina pun tiba di Sony Sugema College “Hei, Katie!” sapanya.
“Hei, Audrina!” sapa Katie.
“Baik gue yang terakhir.” kata Gustav sambil membuka petunjuk. “Pergilah ke Sony Sugema College Diponegoro.”
James tiba di sebuah terminal bis, ia langsung memesan tiket ke Jakarta.
“Saya mau ke Jakarta!” kata James.
Lalu Eva tiba, dan mulai memesan tiket.
“Jakarta!” jawab Audrina.
Lalu guru tersebut memberi petunjuk selanjutnya kepada Audrina.
“Terima kasih!” ucap Audrina. “Pergilah ke Jakarta dengan bis.”
“Wah, yang lainnya tiba.” kata James setelah melihat Kevin dan Mike tiba.
“Selamat siang!” sapa Kevin. Ia langsung memesan tiket.
Gustav tiba di Sony Sugema College Diponegoro dan mencari seorang guru, lalu ia menemukan seorang guru.
“Jakarta!” kata Gustav menjawab pertanyaan guru tersebut.
Lalu guru tersebut memberikan petunjuk selanjutnya kepada Gustav.
“Terima kasih.” ucap Gustav. “Pergilah ke Jakarta dengan bis, setelah itu pergilah ke Plaza Indonesia.”
William dan Katie tiba di terminal bis.
“Hei!” sapa Katie.
Lalu Audrina datang, disusul oleh Gustav.
“Sepertinya ini akan menjadi tantangan yang sulit.” kata James.
Semua kontestan berangkat menaiki bis dari Bandung menuju Jakarta.
Lalu bis tiba di Jakarta pada jam 16:35, semua kontestan turun dari bis.
“Cepat!” teriak Mike.
“Taksi!” teriak Audrina saat ia melihat taksi bertanda Top Reality.
Semua kontestan menaiki taksi mereka masing-masing.
“Saat ini gue memimpin!” kata William.
“Ikuti taksi itu!” teriak Katie.
“Pak, bisa cepat, saya sedang balapan!” kata Kevin.
Lalu semua kontestan tiba di Plaza Indonesia.
“Kotak petunjuk!” seru James.
Lalu Audrina mengambil petunjuk pertama yang berarti ia sedang berada di posisi pertama. “Choice task,”
Di Choice Task ada dua pilihan tugas, dimana kedua tantangan tersebut masing-masing memilki pro dan kontra. Di Choice Task, kontestan harus memilih tantangan berikut: Find, kontestan harus mencari semua huruf yang membentuk ‘Top Reality’ di seluruh kamar hotel Grand Hyatt. Setelah itu, ia harus memberikan huruf-huruf itu kepada seorang reseptionist dan ia akan memberikan petunjuk berikutnya. Dance, kontestan harus pergi ke Entertainment X'nter kontestan harus bermain Dance Dance Revolution, ia harus memenangkan satu lagu, lalu ia mendapatkan petunjuk berikutnya.
“Gue pilih Dance.” kata Audrina.
“Gue rasa Dance lebih mudah.” kata Mike yang sedang berada di posisi kedua.
“Gue pilih Dance, sepertinya ini mudah.” kata Katie yang sedang berada di posisi ketiga.
“Find atau Dance? Dance.” kata James yang berada di posisi keempat.
“Dance!” kata Eva yang berada di posisi kelima.
“Dance.” kata Gustav yang berada di posisi keenam.
“Dance!” kata Mike yang berada di posisi ketujuh.
“Gue pilih dance.” kata William yang berada di posisi terakhir.
Audrina tiba di Entertainment X’nter pertama, ia mengambil nomor satu.
“Gue pertama!” kata Audrina.
Disusul oleh Mike, Katie dan Gustav yang mengambil nomor dua, tiga dan empat.
“Oke, Dance!” teriak Audrina. Ia mulai memainkan Dance Dance Revolution.
“Lagu apa ya?” kata Katie.
Lalu Mike, Katie dan Gustav mulai bermain.
Audrina akhirnya gagal menyelesaikan lagu.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Audrina: “Ternyata DDR lebih susah dari yang gue kira, gue main, lalu gue kalah?”
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Mike berhasil menyelesaikan game.
“YES!’ seru Mike. Lalu seorang wanita menemuinya dan memberinya petunjuk selanjutnya “Terima kasih.” Lalu ia membuka petunjuk tersebut. “Pergilah ke kantor pusat Indovision dan jawablah lima pertanyaan.” Mike sedang berada di posisi pertama.
Kontestan harus pergi ke kantor pusat Indovision, dan ia harus menjawab lima buah pertanyaan seputar program yang ditayangkan dengan benar, ia akan mendapatkan petunjuk berikutnya. Tapi jika ia menjawab dua pertanyaan salah, ia harus mendapat pinalti sebanyak lima menit sebelum mencoba lagi.
“Sampai jumpa, teman!” seru Mike pergi.
“YES, gue berhasil!” seru Katie. Lalu seorang wanita menemuinya dan memberinya petunjuk selanjutnya. “Pergilah ke kantor pusat Indovision!” Katie sedang berada di posisi kedua
Sementara itu, keempat kontestan lainnya tersesat.
“Di mana Entertainment X’nter!?” teriak Eva kesal.
“Gue tersesat, ga tau di mana Entertainment X’nter.” kata James.
Mike akhirnya tiba di kantor pusat Indovision, ia menemukan seorang karyawan yang akan menyampaikan lima buah pertanyaan.
“Pembawa acara E! News Asia?” tanya karyawan tersebut.
“Dominic Lau dan Marion Caunter.” jawab Mike.
Lalu Katie tiba dan menemui karyawan satunya.
“Nama channel sebelum dinamai TLC Asia?” tanya karyawan tersebut kepada Katie.
“Discovery Travel & Living Asia!” jawab Katie.
Kembali ke Entertainment X’nter, Eva dan Gustav akhirnya menyelesaikan game tersebut. Lalu wanita tersebut mendatangi mereka dan memberikan petunjuk berikutnya.
“Pergilah ke kantor pusat Indovision…” kata Eva yang berada di posisi ketiga.
“Lalu jawab lima pertanyaan.” kata Gustav yang berada di posisi keempat.
Lalu James, Kevin dan William tiba dan mulai bermain Dance Dance Revolution.
“Project Runway?” jawab Mike.
“Maaf, kau harus mengulang setelah lima menit.” kata karyawan tersebut.
“Diva Universal?” jawab Katie.
“Selamat.” ucap karyawan tersebut memberikan petunjuk selanjutnya kepada Katie. “Terima kasih.” Lalu ia membuka petunjuk tersebut “Time Attack task,”
Time Attack Task adalah suatu tugas yang harus dikerjakan sebelum waktu tersebut habis, para kontestan harus pergi ke kantor pusat Kumon untuk mengerjakan lima buah soal matematika selama tiga puluh menit. Jika kontestan gagal menyelesaikan tugas dalam tiga puluh menit, kontestan akan mendapatkan pinalti sebanyak tiga puluh menit.
“Ke kantor pusat Kumon! YEAH!!” seru Katie yang sedang berada di posisi pertama.
“Akhirnya!” seru Audrina menyelesaikan game, lalu ia diberi petunjuk selanjutnya “Pergilah ke kantor pusat Indovision!” Audrina sedang berada di posisi kelima. Lalu ia pergi.
“Game over!?” ucap William.
“YES!” seru Kevin berhasil menyelesaikan game. Ia diberi petunjuk berikutnya. “Pergilah ke kantor pusat Indovision lalu jawab llima pertanyaan!” Ia sedang berada di posisi keenam.
“Top Chef?” jawab Mike.
“Maaf, kau harus mengulang setelah lima menit.” kata karyawan tersebut.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Mike: “Gue ga percaya, pertanyaannya susah! Gue pikir bakal gampang, tapi susah.”
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Lalu Eva dan Gustav tiba dan menemui karyawan.
“Channel seratus persen ketawa?” tanya karyawan kepada Gustav.
“Vision Comedy.” jawab Gustav.
“Singkatan dari HBO?” tanya karyawan kepada Eva.
“Home Box Office!” jawab Eva.
Katie tiba di kantor pusat Kumon, lalu ia mengambil nomor satu.
“YIPEEEE! Gue yang pertama!?” seru Katie. Lalu ia pergi ke lantai atas dan menemui seorang guru untuk mengambil soal. “Saatnya mengerjakan!”
Kembali ke Entertainment X’nter, James dan William berhasil menyelesaikan game.
“Pergilah ke kantor pusat Indovision…” kata James yang berada di posisi ketujuh.
“…Lalu jawab lima buah pertanyaan dengan benar.” kata William yang berada di posisi terakhir.
Audrina tiba di kantor pusat Indovision.
“Hai, saya siap!” kata Audrina.
“The Hills?” jawab Gustav.
“Maaf, kau harus mengulang setelah lima menit.” kata karyawan tersebut kepada Gustav.
“Giuliana and Bill?” jawab Eva. Lalu ia diberi petunjuk berikutnya, ia membuka petunjuk berikutnya “Time Attack Task, pergilah ke kantor pusat Kumon untuk menjawab lima buah soal matematika selama tiga puluh menit.” Ia sedang berada di posisi kedua.
“YES!” seru Mike setelah ia menjawab kelima pertanyaan dengan benar. “Terima kasih. Pergilah ke kantor pusat Kumon.” Ia sedang berada di posisi ketiga.
Katie menyelesaikan kelima soal, ia pun memberikan lembar jawaban kepada seorang pengawas.
“Benar, selamat.” kata pengawas tersebut sambil memberikan petunjuk selanjutnya.
“YES! Boleh peluk?” tanya Katie. Lalu ia memeluk pengawas tersebut. “Terima kasih!” Ia membuka petunjuk berikutnya “Pergilah ke Pelabuhan Ratu yang merupakan garis FINISH!”
Kontestan harus pergi ke Pelabuhan Ratu, ini adalah garis finishnya, yang pertama sampai sini akan mendapatkan wildcard untuk kembali berkompetisi.
“Yang pertama sampai sini akan mendapatkan wildcard untuk kembali berkompetisi di Top Reality.” kata Katie yang berada di posisi pertama. Lalu ia meninggalkan Kumon.
Eva pun datang dan meminta soal.
“Lauren… Lauren Graham, Parenthood, kan?” jawab Audrina.
Lalu karyawan tersebut memberikan petunjuk berikutnya.
“Terima kasih!” ucap Audrina yang sedang berada di posisi keempat. “Pergilah ke kantor pusat Kumon.”
“Ya! Terima kasih banyak!” kata Kevin yang sedang berada di posisi kelima. “Pergilah ke kantor pusat Kumon.”
Saat Eva sedang mengerjakan lima soal matematika, Mike tiba dan mulai mengerjakan. Eva menyerahkan lembar soal kepada pengawas.
“Maaf, ada yang salah, kau harus membetulkannya.” kata pengawas tersebut.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Eva: “Soalnya susah banget! Gue jadi frustasi, tapi gue redam emosi gue.”
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Lalu Audrina datang.
“Halo.” sapa Audrina. Ia pun mulai mengerjakan soal.
“The City?” jawab Gustav.
Lalu karyawan tersebut memberi petunjuk berikutnya kepada Gustav.
“Terima kasih.” ucap Gustav yang sedang berada di posisi keenam. Ia membuka petunjuk “Pergilah ke kantor pusat Kumon.”
“MNC Lifestyle, MNC Music Channel, MNC Business, MNC News, MNC Entertainment.” jawab William.
“Big Time Rush!” jawab James.
Lalu kedua karyawan memberikan petunjuk berikutnya kepada James dan William yang sedang berada di posisi ketujuh dan kedelapan.
Mike selesai mengerjakan soal dan menyerahkan lembar jawaban kepada pengawas.
“Maaf, ada yang salah, mohon dikoreksi.” kata pengawas tersebut.
Mike mulai mengerjakan kembali.
Audrina memberi lembar jawabannya.
“Maaf, ada yang salah, mohon dikoreksi.” kata pengawas tersebut.
Eva memberi lembar jawabannya kepada pengawasnya.
“Benar, selamat.” kata pengawas tersebut sambil memberi petunjuk berikutnya.
“Akhirnya!” kata Eva yang berada di posisi kedua “Pergilah ke Pelabuhan Ratu, yang sampai pertama akan mendapatkan Wildcard untuk berkompetisi kembali di Top Reality.” Lalu ia pergi.
Lalu Kevin tiba dan mulai mengerjakan soal.
Bagaimana dengan Katie? Ia sedang terjebak macet saat menuju Pelabuhan Ratu.
“Ayolah, cepatan!” teriak Katie.
Kembali ke Kumon, saat mereka sedang mengerjakan soal.
“Mike, waktumu habis!” kata pengawas tersebut.
Mike terkena pinalti tiga puluh menit, dan ia mendapat petunjuk berikutnya. “Sial, pergilah ke Pelabuhan Ratu.”
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Audrina: “Saat gue mau selesai mengerjakan semua soalnya, tiba-tiba pengawas mengatakan bahwa waktu habis.”
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
“Audrina, waktumu habis!” kata pengawas tersebut.
“Aduh, tinggal dikit lagi!” kata Audrina terkena pinalti tiga puluh menit. Lalu ia mendapatkan petunjuk berikutnya. “Pergilah ke Pelabuhan Ratu.”
“Pak, susul taksi itu! Susul Katie!” seru Eva.
Lalu taksi Eva menyusul taksi Katie.
“Itu taksinya Eva, bukan?” kata Katie.
Gustav, James dan William tiba di kantor pusat Kumon dan mulai mengerjakan soal.
Kevin menyerahkan lembar jawaban kepada pengawas.
“Benar, selamat.” kata pengawas tersebut sambil memberi petunjuk selanjutnya.
“Terima kasih, pergilah ke Pelabuhan Ratu.” kata Kevin yang berada di posisi ketiga.
Duapuluh sembilan menit kemudian, Gustav menyerahkan lembar jawabannya.
“Selamat, benar.” kata pengawas tersebut.
“YES!” seru Gustav yang berada di posisi keempat, lalu ia diberi petunjuk berikutnya. “Terima kasih. Pergilah ke Pelabuhan Ratu, yang pertama sampai di sana akan mendapatkan wildcard untuk berkompetisi kembali di Top Reality.” Lalu ia pergi.
“James, William, waktu kalian habis.” kata pengawas tersebut.
James dan William mendapat pinalti tiga puluh menit.
Pada jam 20:30, Katie dan Eva sampai di Pelabuhan Ratu dan bertemu Ryan bersamaan.
“Katie, Eva, kalian datang bersamaan, jadi kalian berhak berkompetisi kembali di Top Reality!” seru Ryan.
“YEAAAAAAAAAAAH!!!” seru Katie.
“Oke.” kata Eva.
Pada jam 22:00, semua kontestan tiba.
“Kalian berenam, maaf, kalian tidak mendapatkan wildcard. Saya, Katie dan Eva akan kembali ke pulau, sampai jumpa.” ucap Ryan.
Lalu Ryan, Katie dan Eva menaiki perahu dan berangkat.
------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Selanjutnya di Top Reality, Eva dan Katie kembali berkompetisi.
“Kenapa mereka udah balik!? Mereka kan udah dieliminasi!” tanya Snookie.
“Mereka memenangkan tantangan Wildcard, jadi mereka akan kembali bersama kalian.” jawab Ryan.
Dan juga kedua tim dibubarkan, yang berarti kontestan akan bersaing secara individual.
“Tim Hitam dan Tim Putih dibubarkan, kalian akan bersaing secara individual dari episode kali ini.” tambah Ryan.
Eva mulai menyalahkan Taylor dan menganggap bahwa ia mencuri iPhone-nya.
“Gue tahu loe yang ngebuat gue dieliminasi!! Loe yang nyuri iPhone gue!? NGAKU!!” teriak Eva.
“Bukan gue, sungguh!” kata Taylor.
“Jangan bohong loe! Gue tau kalo loe nyuri iPhone gue!” teriak Eva.
Pada akhirnya, salah satu dari mereka akan dieliminasi.

Comments

Popular Posts